Dirancang untuk Praktik Bidan Siti Maryam

Bukan sekadar sistem klinik.Satu perjalanan kesehatan yang terus terhubung.

Rancangan ini tetap berangkat dari cara kerja klinik Anda: tujuh belas orang, satu rekam, satu lapisan keselamatan — dari kunjungan rumah ibu, ruang dokter, rehabilitasi, tindak lanjut WhatsApp, sampai laporan Dinas.

12Bidan
2Dokter umum
1Fisioterapis
1Perawat
1Admin
300Kunjungan rumah
Ibu Indonesia dalam pelayanan kesehatan maternal visual reference · maternity care
Sehatnya Ibu,
membentuk masa depan.
Satu pasien. Satu cerita.Bidan • DOK • Rehab • Kasih melihat konteks yang relevan untuk pekerjaannya.
1Kehamilanawal perjalanan
2ANCpemantauan berkelanjutan
3Persalinanaman & didampingi
4Postpartumpemulihan ibu
5Bayitumbuh sehat
6Keluargakesehatan berlanjut
Produk · SahAIbat One

Yang Anda dapatkan dalam SahAIbat One

Tiga tempat orang bekerja, dan dua lapisan yang berjalan melintasi semuanya. Lapisan itulah yang membuat bagian-bagiannya bernilai lebih besar bersama daripada sendiri-sendiri.

Tiga tempat orang bekerja

SahAIbat DOK

Ruang praktik

Rekam medis klinik: konsultasi, resep, surat, tagihan, dan apotek dalam satu alur.

  • Scribe suara → SOAP terstruktur dengan ICD-10
  • Resep diperiksa: alergi, interaksi, dosis, status Fornas
  • Surat sakit, sehat, resume medis, rujukan — kop klinik
  • Antrian per-poli, kasir, tagihan, klaim dari satu pendaftaran
  • Apotek: stok, racikan, serah terima, pemindaian barcode

SahAIbat Bidan

Pekerjaan bidan, bukan satu tab

Aplikasi bidan yang berjalan penuh tanpa sinyal, urut seperti Buku KIA.

  • ANC 10T, persalinan, nifas KF1–KF4, neonatal KN1–KN3
  • Berjalan penuh tanpa sinyal, tersinkron sendiri
  • Peringatan saat mencatat: pre-eklampsia, KEK, DJJ, LILA
  • Bayi punya rekam sendiri, tertaut ke ibunya
  • Rujukan tercetak lengkap dengan data klinis

Kasih

Lapisan pasien

Pendamping di WhatsApp, pada hari-hari di antara dua kunjungan.

  • Pengingat Fe, ANC, Posyandu, vitamin A, imunisasi menurut umur
  • Jadwal kontrol berikutnya mengikuti tanggal dokter
  • Keluhan baru kembali ke petugas yang tepat
  • Program latihan rumah dan kepatuhannya
  • Bahasa yang dimengerti pasien, bukan bahasa rekam medis
Dua lapisan yang berjalan melintasi ketiganya

Clinical Intelligence

Lapisan yang memeriksa AI

Bukan model yang memutuskan. Aturan pasti memeriksa setiap baris sebelum dokter melihatnya.

  • Kode ICD-10 dicocokkan dengan katalog, bukan diterima begitu saja
  • Status Fornas diambil dari daftar resmi, bukan klaim model
  • Dosis diperiksa terhadap berat dan umur pasien
  • Alergi dicari di transkrip dan catatan SOAP, bukan hanya formulir
  • Interaksi dengan obat yang sedang diminum
  • Tanda bahaya maternal dikenali aturan pasti, bukan model bahasa
  • Kurva pertumbuhan WHO dan z-score anak
  • Setiap usulan dibaca, disunting, disetujui dokter — dan tercatat

Rehab Intelligence

Episode, bukan kunjungan

Fisioterapi diukur sebagai satu rangkaian menuju tujuan pasien, dengan fungsi — bukan hanya nyeri — sebagai penentunya.

  • Episode rehabilitasi: tujuan pasien, rencana sesi, perjalanan pemulihan
  • Ukuran baku: nyeri NRS, lingkup gerak, kekuatan MMT, indeks fungsi
  • Arah pemulihan dibaca sistem, termasuk nyeri turun tetapi fungsi tidak
  • Batasan pasca-operasi dan tanda bahaya sebagai aturan pasti, di luar model
  • Asal setiap angka tercatat: dilaporkan pasien, diamati klinisi, alat ukur baku
  • Program latihan rumah + pengingat lewat WhatsApp
  • Ringkasan pemulangan kembali ke dokter pengirim
  • Paket 6–12 sesi: episode secara klinis, paket secara komersial
Seluruh isi penawaran

Pendaftaran & antrian

  • Pendaftaran sekali dengan NIK, nomor HP, atau nama
  • Pencarian pasien ganda sebelum rekam baru dibuat
  • Antrian per-poli di layar ruang tunggu
  • Keluarga dan desa ikut tercatat
  • Penjamin: umum, BPJS, atau perusahaan

Rekam medis & konsultasi

  • SOAP terstruktur dibentuk dari percakapan
  • Riwayat lengkap lintas petugas dan lintas kunjungan
  • Tanda vital perawat sudah di layar sebelum pasien duduk
  • Diagnosis dan ICD-10 diusulkan lalu diperiksa
  • Daftar obat yang sedang diminum
  • Poli sebagai dimensi: umum, KIA, gigi, fisioterapi

Resep & apotek

  • Resep elektronik sampai ke apotek tanpa kertas berpindah
  • Alergi, interaksi, dan dosis diperiksa sebelum resep keluar
  • Status Fornas pada setiap obat
  • Racikan
  • Stok berkurang saat obat diserahkan
  • Pemindaian barcode dan katalog obat bersama

Maternal & anak (KIA)

  • ANC 10T urut seperti Buku KIA
  • Persalinan dan LINAKES
  • Nifas KF1–KF4 dan neonatal KN1–KN3
  • Kurva pertumbuhan WHO: berat, tinggi, z-score
  • Imunisasi menurut umur
  • Suasana hati ibu nifas (EPDS)

Rehabilitasi

  • Episode rehabilitasi dengan tujuan pasien
  • Nyeri NRS, lingkup gerak, kekuatan MMT, indeks fungsi
  • Respons tiap sesi dan arah pemulihan
  • Nyeri turun tetapi fungsi tidak — dikenali, bukan dilewatkan
  • Program latihan rumah dengan pengingat
  • Ringkasan pemulangan ke dokter pengirim
  • Paket 6–12 sesi yang terlacak

Surat & dokumen

  • Surat keterangan sakit dan sehat
  • Resume medis
  • Surat rujukan lengkap dengan data klinis
  • Tercetak dengan kop klinik
  • Setiap surat bisa diverifikasi

Tagihan, kasir & klaim

  • Tagihan terbentuk dari tindakan dan obat yang benar-benar dipakai
  • Kasir, pembayaran, dan pengingat dalam satu alur
  • BPJS PCare terhubung
  • QRIS klinik

Pendampingan pasien

  • Pengingat kunjungan berikutnya sesuai tanggal dokter
  • Pengingat Fe, vitamin A, Posyandu, imunisasi
  • Pertanyaan singkat setelah kunjungan
  • Keluhan baru dieskalasi ke petugas yang tepat
  • Kepatuhan minum obat dan latihan

Laporan & analitik

  • Cakupan K1–K6, LINAKES, KF, KN — pembilang dan penyebut
  • Rekap Kemenkes dalam format Excel
  • PWS-KIA siap kirim ke Puskesmas
  • Aktivitas per petugas: siapa bekerja, siapa berhenti mencatat
  • Unsur 10T yang terlewat dan alasannya
  • Hasil klinis: berapa yang membaik, bukan hanya berapa yang datang

Integrasi & kepatuhan

  • SATUSEHAT — HL7 FHIR R4
  • BPJS Kesehatan — P-Care
  • PSE Komdigi terdaftar
  • ISO 9001 — TÜV SÜD · KAN
  • Data disimpan di Indonesia

Operasional & keamanan

  • Berjalan penuh tanpa sinyal, tersinkron sendiri
  • Peran dan hak akses per orang
  • Jejak audit: siapa melihat dan mengubah apa
  • Impor data dari sistem lama
  • Kop surat dan QRIS klinik diunggah sendiri
  • Satu orang, satu rekam — penggabungan rekam ganda bisa dibatalkan
01 · Lingkar perawatan

Perawatan tidak berhenti saat pasien pulang

Sebagian besar sistem klinik mencatat kunjungan. Padahal kunjungan adalah bagian terpendek dari satu tahun seorang ibu. Yang menentukan ia kembali atau tidak — dan tetap sehat atau tidak — adalah semua yang terjadi di antaranya.

1Pendaftaran janji Di klinik, atau kunjungan rumah
→
2Kunjungan Bidan, dokter, fisioterapis
→
3Tindak lanjut Kasih, lewat WhatsApp
→
4Pengingat Fe, ANC, Posyandu, vitamin A
↻

Langkah keempat kembali ke langkah pertama. Itulah lingkarnya — dan itulah bagian yang tidak bisa dijalankan klinik dengan kertas, karena tidak ada yang sempat menulis tiga ratus pengingat dengan tangan.

Satu ibu, delapan belas bulan, tanpa ada yang harus mengingat

Setiap pesan di bawah ini dikirim mengikuti jadwal nasional — tablet tambah darah, kontak antenatal, Posyandu bulanan, vitamin A bulan Februari dan Agustus, serta imunisasi menurut umur.

Bidan Indonesia melakukan pemeriksaan kehamilan
Didampingi di setiap tahap.Dari ANC hingga nifas, konteks mengikuti ibu — bukan tersimpan di ruangan yang berbeda.
ANC10T, tanda bahaya, jadwal dan tindak lanjut dalam satu alur.
Dokter Indonesia dalam pelayanan klinik
NifasKF1–KF4, Fe, vitamin A dan suasana hati ibu tidak bergantung pada ingatan.
Ibu Indonesia dan bayi dalam tindak lanjut maternal
Kisah pasien · satu perjalanan terhubung

Kenali Ibu Maya — dan lihat konteks ikut berpindah, bukan hilang antar ruangan.

Interaksi ini sengaja sederhana: satu masalah postpartum, empat peran, satu konteks yang sama. Klik satu peran untuk melihat apa yang berubah.

Ibu Indonesia dan bayi dalam pelayanan pascapersalinan
8 minggu postpartum

Ibu Maya

“Nyeri pinggang saat menggendong bayi.”

Ia ingin tetap aktif merawat bayinya. Masalahnya bukan hanya angka nyeri — tetapi apakah ia bisa menggendong, berjalan, tidur, dan kembali percaya diri.

Bagaimana SahAIbat menghubungkan tim

Klik satu peran
context-aware
Bidan sudah mengenal perjalanan Ibu Maya.
Usia postpartum, cara persalinan, kondisi nifas dan keluhan ibu menjadi konteks — bukan data yang harus diceritakan ulang.
02 · Mengapa kami berbeda

Semua orang punya AI. Kami punya lapisan yang memeriksa AI.

AI mengusulkan. Lapisan keselamatan yang pasti — bukan model — memeriksa setiap barisnya terhadap daftar Fornas, katalog ICD-10, berat dan umur pasien, serta apa yang benar-benar diucapkan di ruangan. Lalu menunjukkan apa yang ia ubah.

DOK · Konsultasi · Ny. Dewi Anggraini, 34 th
Ny. Dewi Anggraini 34 th · 58 kg · sedang menyusui · alergi: amoksisilin

Pesaing menjual “AI menulis catatan Anda”. Kami menunjukkan AI dikoreksi — di layar, setiap kali, sebelum resep keluar.

03 · Setiap peran

Pilih satu peran. Lihat harinya berubah.

Sistem yang baik tidak membuat semua orang bekerja sama. Ia membuat setiap orang bekerja lebih baik pada pekerjaannya sendiri.

04 · Alur lengkap

Satu hari di klinik, dari pintu sampai laporan

Dua jalur yang berbeda bertemu di satu rekam yang sama. Klik satu langkah untuk melihat siapa mengerjakannya dan apa yang dikerjakan sistem.

05 · Rehabilitasi

Fisioterapi bukan kunjungan. Ia rangkaian menuju satu tujuan.

Enam sampai dua belas sesi. Satu sesi tidak berarti apa-apa sendirian — yang berarti adalah garisnya. Sistem yang mencatatnya sebagai konsultasi lepas membuang satu-satunya hal yang dibutuhkan fisioterapis.

Fisioterapis Indonesia melakukan sesi rehabilitasi
Rehab Intelligence

Gerak hari ini, untuk fungsi yang lebih bebas esok.

Bagian fisioterapi tetap menggunakan ukuran dan logika yang sudah ada pada proposal: nyeri NRS, lingkup gerak, kekuatan MMT, indeks fungsi, respons sesi dan arah pemulihan. Visual baru hanya membuat cerita klinisnya lebih mudah dipahami.

NyeriFungsiGerakKapasitasKeselamatan

Yang diukur, dengan alat ukur baku

96° sesi 1 · 58° sesi 8 · 96° Nyeri NRS 7 → 2 Kekuatan MMT 3 → 4+ Indeks fungsi 48 → 82

Nyeri NRS, lingkup gerak dalam derajat, kekuatan MMT, indeks fungsi. Alat ukur yang sudah dipakai fisioterapis di seluruh dunia — tidak ada yang perlu ditemukan.

Yang dibaca mesin: arah pemulihan

nyeri fungsi sesi 1 sesi 8

Membaik meski nyeri menetap. Nyeri mendatar setelah sesi 4, tetapi fungsi terus naik. Program tidak perlu diganti — dan itulah keputusan yang akan salah bila yang dilihat hanya angka nyeri.

Empat keadaan yang dikenali sistem

Membaiklanjutkan, tambah beban
Membaik, nyeri menetapjangan ganti program
Mendatartinjau ulang
Memburukrujuk ke dokter
Berhenti datanghubungi pasien

Keselamatan yang tidak dipegang AI

Tanda bahaya diperiksa aturan pasti, bukan model bahasa: kelemahan motorik baru, gangguan berkemih, demam dengan nyeri punggung, batasan pasca-operasi, kondisi kehamilan dan nifas.

Kelemahan baru pada tungkaihentikan · rujuk
Batas gerak pasca-operasiprogram disesuaikan
8 minggu pasca sesarkonteks dari Bidan
06 · Pertukaran data

Apa yang mengalir antar ruangan

Klik satu bagian untuk melihat apa yang mengalir masuk dan keluar.

07 · Mutu layanan

Mengukur mutu tanpa menyalahkan bidan

Setiap kunjungan antenatal dinilai terhadap sepuluh unsur. Tetapi unsur yang kosong tidak otomatis berarti bidan tidak bekerja — dan sistem ini dibuat untuk membedakannya.

Kartu asuhan — sistem mengusulkan, bidan memutuskan

Setelah pemeriksaan, sistem mengusulkan tindakan asuhan yang sesuai temuan. Bidan mencentang yang ia kerjakan, dan menolak yang menurut penilaiannya tidak perlu — dengan alasan.

Tidak ada yang dicentang otomatisbidan yang memutuskan
“Tidak sesuai kondisi”jawaban yang sah
Ketidaksetujuan dicatat sebagai sinyalbukan pelanggaran

Unsur yang dilewati adalah temuan, bukan kegagalan

Bila satu unsur 10T tidak dikerjakan, bidan menyebut alasannya dengan sekali ketuk. Alasan itulah data paling berharga yang dikumpulkan klinik — dan tidak pernah tertangkap sistem kertas mana pun.

Stok habispengadaan
Alat rusakperalatan
Lab jauhakses layanan
Ibu menolakkonseling

“Stok habis” yang tercatat empat puluh kali dalam satu kecamatan bukan masalah bidan. Itu temuan pengadaan — dan itu ada hanya karena seorang bidan mengetuknya di ponsel, di sebuah desa. Inilah bedanya mengukur orang dan mengukur layanan.

Per bidan · yang dilihat pemilik
Kelengkapan 10T, median9,2/1092%
Tindakan asuhan diterima214/23093%
Dilewati karena stok atau alat11/1861%
Tanda bahaya ditindaklanjuti hari itu7/7100%
Hari sejak catatan terakhir1
08 · Laporan

Hari Jumat, bukan satu minggu

Angkanya sudah ada, karena dicatat sekali di tempat kejadian — bukan dikumpulkan dari buku pada akhir bulan.

834Kunjungan tercatatbulan ini
46Balita terdaftarwilayah layanan
28Ibu hamil aktifK1–K6 terpantau
24/31Episode rehabilitasimencapai tujuan
PWS-KIA · siap kirim ke Dinas
K126/2893%
K421/2875%
LINAKES11/11100%
KF lengkap9/1182%
KN1–KN310/1191%
Hasil klinis · yang tidak bisa ditunjukkan klinik lain
Nyeri rata-rata, awal → akhir7 → 2
Rehabilitasi mencapai tujuan24/3177%
Resep diubah lapisan keselamatan12/4182,9%
Rujukan tiba dikonfirmasi18/1995%
Kepatuhan program rumah84%
Juga disiapkan, bila klinik melapor ke atas
Laporan bulanan Puskesmas dalam formatnya sendirisiap kirim
Kohort ibu dan kohort bayidari catatan yang sama
SATUSEHAT, bila klinik terdaftarotomatis
Rekap Kemenkes, Excelsekali klik

Pembilang selalu bersama penyebutnya. “93%” tanpa “26 dari 28” bukan laporan — itu klaim, dan Dinas tidak bisa memeriksanya.

Untuk pemilik klinik

Lebih dari sekadar sistem. Klinik yang bisa menunjukkan bagaimana pelayanan benar-benar berjalan.

Rancangan yang sudah ada tetap menjelaskan detail operasional. Bagian ini membuat nilainya terlihat dalam satu pandangan — untuk tim, pasien, dan pemilik.

✦

Alur kerja lebih ringan

Data dicatat sekali dan mengalir ke konsultasi, tagihan, laporan, tindak lanjut dan rujukan.

✓

Pasien lebih aman

Clinical AI bekerja bersama aturan keselamatan yang pasti dan keputusan tenaga kesehatan.

♡

Berlanjut setelah pulang

Kasih menjaga pengingat, keluhan baru dan kepatuhan tetap masuk ke jalur yang benar.

↗

Hasil dapat dibuktikan

PWS-KIA, cakupan layanan dan hasil rehabilitasi bukan lagi cerita — tetapi angka yang dapat ditunjukkan.

09 · Tahapan

Urutan yang kami usulkan

Disusun agar klinik mendapat manfaat sejak tahap pertama, dan agar tidak ada tahap yang bergantung pada tahap yang belum selesai.

Tahap satu · Klinik berjalan

Pendaftaran, antrian per-poli, konsultasi, resep dengan pemeriksaan keselamatan, surat dan rujukan, kasir dan tagihan, BPJS PCare, SATUSEHAT.

Yang merasakan lebih duluAdmin, dokter, perawat

Tahap dua · Dua belas bidan

ANC 10T, persalinan, nifas, neonatal — luring penuh untuk kunjungan rumah. Laporan PWS-KIA mengikuti dengan sendirinya.

Yang merasakan lebih duluBidan, pemilik

Tahap tiga · Satu rekam

Catatan bidan terlihat oleh dokter, dan sebaliknya. Satu warga, satu riwayat, meski ditemui di ruangan yang berbeda pada hari yang berbeda.

Yang merasakan lebih duluDokter, bidan

Tahap empat · Rehabilitasi

Episode rehabilitasi, ukuran baku, arah pemulihan, program rumah dengan pengingat, dan ringkasan pemulangan — termasuk jalur pascapersalinan dari bidan ke fisioterapis.

Yang merasakan lebih duluFisioterapis, pemilik

Urutan ini kami usulkan, bukan kami tetapkan. Bila klinik ingin memulai dari bidan, urutannya dapat dibalik — yang penting setiap tahap berdiri sendiri dan tidak menyandera tahap berikutnya.

Langkah berikutnya

Kami ingin rancangan ini diperiksa oleh orang yang menjalankannya. Bawa dokumen ini ke bidan koordinator, ke dokter, dan ke fisioterapis Anda — lalu beri tahu kami bagian mana yang keliru menggambarkan hari kerja mereka.

Dokumen usulan · disusun untuk Praktik Bidan Siti Maryam

01 / 13